Jumat, 20 Desember 2013 - 11:12:58 WIB
PERHIPTANI Meningkatkan Profesionalisme Penyuluh Dalam Bidang Agribisnis
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Berita Utama - Dibaca: 2134 kali

Kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan agribisnis adalah salah satu penjabaran visi Jayapura Baru. Tahun 2014,  sekitar 25 persen atau  30 dari 145 kampung/kelurahan di kabupaten Jayapura sudah memiliki usaha kampung bernuansa industri kecil/agribisnis. Dalam mewujudkan visi ini diperlukan pendampingan penyuluh yang profesional dan bertanggungjawab.  Kehadiran Perhiptani sebagai organisasi profesi di Jayapurai diharapkan mampu  meningkatkan profesionalisme dan intelektual penyuluh pertanian, tanggap terhadap kondisi dan keraifan lokal serta penuh daya juang untuk mencapai keberhasilan yang kita cita-citakan. Dengan profesionalisme, kita mampu mencari  pola, komoditi, solusi, kajian  dan inovasi untuk mewujudkan kampung yang  mampu bergerak secara ekonomi  dengan sumberdaya lokal dan komoditi mereka sendiri.  

Pernyataan  diatas merupakan cuplikan Sambutan  Bupati Jayapura  yang dibacakan Wakil Bupati,  Roberth Djoenso D, SH,  pada Acara Pengukuhan DPD Perhiptani Jayapura periode 2013 – 2018 pada tanggal 12 Desember 2013 bertempt di Aula Kantor Bupati Jayapura. Pengukuhan dilaksanakan  Wakil Bupati Jayapura dan disaksikan Sek-Jen Perhiptani Ir  Lamhi Hutauruk MS.  Hadir pada Acara ini pimpinan SKPD terkait di Kabupaten Jaya pura, yaitu;  Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Kepala Badan Ketahanan Pangan , Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Perkebunan, Kepala Dinas Peternakan,  dan penyuluh kabupaten Jaya pura.

Dalam Sambutannya, Ketua Umum PERHIPTANI yang dibacakan Sekjen menyampaikan penghargaan atas inisiatif DPP Perhiptani Jayapura untuk  mengawali Pembentukan Organisasi Perhiptani di  propinsi Papua. Ketua Umum mengharapkan agar DPP Perhiptani Jayapura yang baru terbentuk memotivasi kabupaten lain di Papua untuk membentuk Perhiptani di kabupaten/kota masning-masing. Dengan cara ini, bendera Perhiptani berkibar diseluruh wilayah provinsi Papua untuk membina masyarakat tani dan pelaku usaha lainnya menuju masyarakat yang sejahteran.

Selanjutnya Ketua Umum berpesan agar Pengukuhan ini segera ditindaklanjuti dengan Rapat Kerja DPP Jayapura untuk merumuskan Rencana Kerja Lima Tahun,   periode 2013 – 2018 dan Tahun 2014. Diharapkan, Penyusunan Rencana Kerja mengacu kepada hasil Musyawarah Daerah, Rencana Kerja DPP Perhiptani dan AD – RT Perhiptani Tahun 2012 – 2017. Ketua Umum menyebutkan  3 Rekomendasi Rapat Kerja Nasional Perhiptani,  bulan Pebruari 2013 untuk dijadikan acuan menyusun Rencana Kerja, yaitu;  (1) Merevisi Peraturan Presiden No 55 Tahun 2010 tentang Batas Usia Pensiun Fungsional Penyuluh Pertanian/ Perikanan/ Kehutanan “dapat diperpanjang sampai usia 60 tahun” direvisi menjadi “sampai usia 60 tahun”,(2) Mengangkat THL-TBPP yang memiliki persyaratan menjadi CPNS dengan payung hukum PP atau melakukan pengangkatan penyuluh baru dengan memprioritaskan THL-TBPP, (3) Percepatan sertifikasi profesi penyuluh dan mencairkan tunjangan profesi bagi penyuluh yang telah memperoleh sertifikat profesi.   Disamping itu, Ketua mengharapkan dukungan semua DPD untuk pembenahan organisasi Perhiptani, terutama ; Pembangunan Graha dan Iuran , Pemutahiran Data Based.  Menurut Ketua, Pembangunan Graha merupakan partisipasi anggota mewujudkan jiwa korsa berupa sumbangan sahan sebesar Rp 150.000 per orang dan pengirimannya dilakukan  melalui Rekening DPP Perhiptani No 1237 01 0000 33 300. Tentang Data Based, Ketua mengatakan bahwa “Tidak mungkin Perhiptani menjadi organisasi yang kuat dan modern tanpa didukung oleh tersedianya  data yang;   valid, akurat, terkini dan memadai.  Selanjutnya Ketua berpesan, agar penyediaan data Perhiptani perlu dibangun dengan baik mulai dari anggota, DPC, DPD, DPW dan DPP (Administrator)




0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)