Senin, 18 Maret 2019 - 14:48:05 WIB
PERHIPTANI RUMAH PENYULUH
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Berita Utama - Dibaca: 9608 kali

Diterbitkannya UU No. 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah, menyebabkan Kelembagaan yang menangani Penyuluhan pada saat ini, ditingkat Provinsi dan Kabupaten, menjadi beranekaragam. Kondisi ini tidak sejalan dengan amanat UU No. 16 Tahun 2006 Tentang SP3K.

Mengakomodasi kondisi diatas, eksistensi PERHIPTANI menjadi penting dan berperan untuk mempersatukan penyuluh yang berada  di berbagai Lembaga. Hal ini merupakan salah satu Rumusan Seminar DPW PERHIPTANI Provinsi Jambi.

Pada Acara Pengukuhan, Ketua Umum DPP PERHIPTANI dalam Sambutannya yang dibacakan oleh Sekjen DPP PERHIPTANI, Ir. Lamhi Hutauruk, MS, menekankan pentingnya profesionalisme dalam melaksanakan tugas. Dikatakan, seorang Penyuluh Profesional,  bilamana memiliki pengetahuan, pengalaman dan ketrampilan yang terukur dalam pelaksanaan tugas, serta memiliki   sikap mandiri dalam mengantisipasi masalah yang akan terjadi dimasa depan penyuluh.

Ketua Umum menyampaikan, salah satu perkembangan Teknologi yang harus diantisipasi penyuluh adalah  Revolusi Industri 4.0 yang sangat berpengaruh terhadap diri penyuluh dan dunia penyuluhan.

Ketua DPW PERHIPTANI Prov. Jambi, Ir. Akhmad Maushul, dalam Sambutannya mengharapkan, agar pengurus yang dilantik melaksanakan tugas Rencana Kerja PERHIPTANI Prov. Jambi Periode 2018 – 2023 dan  AD/RT PERHIPTANI sehingga Penyuluh dapat merasakan manfaat organisasi PERHIPTANI.

Acara Pengukuhan dan Seminar DPW PERHIPTANI Provinsi Jambi diselenggarakan pada Tanggal 15 Maret 2019 bertempat di UPTD Pelatihan dan Penyuluhan Dinas TPHP Prov. Jambi. Tema Seminar adalah “Aktualisasi PERHIPTANI dalam Mensukseskan Pembangunan Pertanian di Prov. Jambi”.

 Pengurus yang dikukuhkan adalah Ketua,  Ir. Akhmad Maushul, Sekretaris, Ir. Masniari Saragih,  Bendahara, Ir. Ernofia, dan dibantu dengan Bidang – Bidang/"Erna

 




0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)